Apa itu NPWP?

Sonntag, 26. August 2012

Sesuai dengan Pasal 1 ayat (6) UU KUP Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Nomor NPWP yang diperoleh WP terdiri dari 15 digit angka dengan format XX.XXX.XXX.X-XXX.XXX, angka-angka tersebut konon katanya hasil rumusan yang bersumber dari database kantor pajak dengan kode-kode yang unik, yang saya ketahui tempat terdaftar Wajib Pajak mempengaruhi kode NPWP yang dimilikinya, misalnya untuk daerah Jakarta akan memiliki kode KPP berbeda dengan daerah Denpasar.

Saat ini bentuk kartu NPWP yang diterbitkan oleh kantor pajak seukuran atau mirip dengan kartu ATM berwarna kuning keemasan yang berisi nomor NPWP, nama Wajib Pajak, alamat wajib pajak dan tanggal terdaftar.

Apa saja fungsi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Fungsi dari Nomor Pokok Wajib Pajak:

  • Untuk mengetahui identitas Wajib Pajak;
  • Untuk menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak dan dalam pengawasan administrasi perpajakan
  • Untuk keperluan yang berhubungan dengan dokumen perpajakan
  • Untuk memenuhi kewajiban perpajakan, misalnya dalam pengisian SSP
  • Untuk mendapatkan pelayanan dari instansi-instansi tertentu yang mewajibkan pencantuman NPWP dalam dokumen yang diajukan. Misal: Dokumen Impor (PPUD, PIUD), Permohonan Kredit Bank diatas 50 juta.

Setiap WP hanya diberikan satu NPWP

Kommentare:

Kommentar veröffentlichen