JAKARTA, selaluonline.com- Aksi pemerasan dan penipuan terhadap TKI di terminal Bandara Soekarno Hatta (Soeta) masih saja terjadi. Setibanya di tanah air, para pahlawan devisa itu kerap menjadi bulan-bulanan oknum tertentu dengan dalih memberi kemudahan dan fasilitas.
Kepada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh Jumhur Hidayat, mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura II untuk mengatasi masalah itu.
"Saya sudah mengusulkan pembenahan ke Angkasa Pura karena kita enggak punya kewenangan di situ," ujar Jumhur, Rabu (21/3/2012).
Posts mit dem Label Bandara Soekarno hatta werden angezeigt. Alle Posts anzeigen
Posts mit dem Label Bandara Soekarno hatta werden angezeigt. Alle Posts anzeigen
Pemerasan TKI Masih Terjadi di Bandara Soekarno Hatta
Freitag, 10. August 2012
JAKARTA, selaluonline.com- Aksi pemerasan dan penipuan terhadap TKI di terminal Bandara Soekarno Hatta (Soeta) masih saja terjadi. Setibanya di tanah air, para pahlawan devisa itu kerap menjadi bulan-bulanan oknum tertentu dengan dalih memberi kemudahan dan fasilitas.
Kepada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh Jumhur Hidayat, mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura II untuk mengatasi masalah itu.
Kepada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh Jumhur Hidayat, mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura II untuk mengatasi masalah itu.
Saya Trauma, Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta
Pengalaman ini sudah lama, kejadiannya tahun 2007. Tapi sampai kini, saya masih trauma kalau menyebut, Bandara Soekarno-Hatta. Dan saya wanti-wanti ke majikan saya, kalau pulang jangan melewati bandara besar ini. Tahun lalu, saya pulang melewati Bandung dan nyatanya di sana aman-aman saja, tanpa sembarang perlakuan buruk dan perbedaan pelayanan. Ah, Bandara Soekarno-Hatta, namanya menjadi hantu untuk para tenaga kerja.
Berawal dari sebuah kartu nama…
Berawal dari sebuah kartu nama…
Waspadai Pemerasan Taksi Liar Bandara
Liputan6.com, Tangerang: Pelayanan transportasi dari dan menuju Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kini tengah jadi sorotan. Di tengah upaya pemerintah menggalakkan program pariwisata, masalah justru terdapat di pintu gerbang kedatangan di Ibu Kota. Pasalnya, belakangan pelayanan taksi yang buruk kerap dikeluhkan penumpang akibat beroperasinya taksi tanpa izin atau pengemudi yang tak mau menggunakan argometer.
Lagi, Pemerasan dan Pelecehan TKI di Bandara Soekarno-Hatta
Yana (nama samaran) bekerja di Hong Kong 3 tahun, ia mengambil cuti pertengahan bulan Juni dan mengambil penerbangan jurusan Jakarta. Yana pun harus melewati bandara Soekarno-Hatta yang terkenal banyak calo yang berseliweran hampir 24 jam setiap harinya.
Pukul 23.00 WIB, Yana tiba dengan selamat di tanah air. Kebetulan banyak TKW dari Arab Saudi yang transit di Hong Kong dan satu pesawat menuju Indonesia bersama Yana. Setelah pemeriksaan di Imigrasi dan mengambil bagasi, Yana dan para TKW ini digiring ke terminal khusus kedatangan TKI. Sesampainya di sana, koper-koper mereka dinaikkan oleh petugas ke dalam bus. Koper dilempar dengan kasar dan para penumpang disuruh naik satu per satu. Bus kemudian berjalan menuju ke terminal 4.
Pukul 23.00 WIB, Yana tiba dengan selamat di tanah air. Kebetulan banyak TKW dari Arab Saudi yang transit di Hong Kong dan satu pesawat menuju Indonesia bersama Yana. Setelah pemeriksaan di Imigrasi dan mengambil bagasi, Yana dan para TKW ini digiring ke terminal khusus kedatangan TKI. Sesampainya di sana, koper-koper mereka dinaikkan oleh petugas ke dalam bus. Koper dilempar dengan kasar dan para penumpang disuruh naik satu per satu. Bus kemudian berjalan menuju ke terminal 4.
Terminal Kepulangan TKI yang Menakutkan?
Pada tanggal 31 Januari 2012 saya mendapat kesempatan mengunjungi Bandara Kepulangan TKI Selaparang atau dulu yang dikenal dengan istilah Terminal 3 bersama beberapa teman LSM dan Seikat Buruh Migran dalam sebuah liputan ekslusif untuk media edukasi untuk TKI.
Terminal Khusus TKI ini sudah lama menjadi momok bagi TKI yang akan pulang ke Tanah Air, kasus pemerasan, penipuan dan pungutan liar oleh oknum petugas dan calo sudah sering disuarakan, mulai petugas pengangkut barang, travel, penukaran uang yang mahal hingga pemerasan yang dilakukan oleh supir travel sudah menjadi isu luas di kalangan TKI.
Terminal Khusus TKI ini sudah lama menjadi momok bagi TKI yang akan pulang ke Tanah Air, kasus pemerasan, penipuan dan pungutan liar oleh oknum petugas dan calo sudah sering disuarakan, mulai petugas pengangkut barang, travel, penukaran uang yang mahal hingga pemerasan yang dilakukan oleh supir travel sudah menjadi isu luas di kalangan TKI.
TKI Melawan Perampok Legal
Bekerja diluar negeri sebagai TKI merupakan pilihan alternative karena dinegara sendiri yang kaya raya tidak ada kesempatan bekerja.
Mengingat keberadaan pemerintah dinegara kita yang seperti kerbau yang hanya mau mendengarkan siapa yang lebih dekat membisiki ditelinganya,lambat dan hanya bisa makan uang rakyat hasil memeras,pemerintah kita lebih dekat dengan koruptor, maling, perampok yang sudah terkordinir dengan baik dengan mengatas namakan UU.Untuk itu pemerintah kita/negara kita yang kaya raya ini, subur makmur gemah ripah loh jinawi menjadi negara terbesar dalam export manusia berkedok TKI.
Mengingat keberadaan pemerintah dinegara kita yang seperti kerbau yang hanya mau mendengarkan siapa yang lebih dekat membisiki ditelinganya,lambat dan hanya bisa makan uang rakyat hasil memeras,pemerintah kita lebih dekat dengan koruptor, maling, perampok yang sudah terkordinir dengan baik dengan mengatas namakan UU.Untuk itu pemerintah kita/negara kita yang kaya raya ini, subur makmur gemah ripah loh jinawi menjadi negara terbesar dalam export manusia berkedok TKI.
Terminal 4 Bandara Soekarno Hatta
Montag, 6. August 2012
Banyak sekali kasus-kasus pemerasan di Terminal 4 Bandara Soekarno Hatta yang di lakukan petugas Bandara terhadap tenaga kerja-tenaga kerja yang bekerja di luar negeri.
Di antaranya pemaksaan menukar uang dengan nilai yang sangat rendah, sampai di bawah batas standar (sungguh memalukan), banyak pekerja yang di geledah dengan di raba-raba seluruh tubuhnya, ada juga yang bertugas mencuri tas para pekerja, ada juga yang bertugas menggiring agar masuk Terminal pemerasan itu, yang terjadi setelah pemeriksaan di imigrasi kedatangan (sungguh rakus dan menjijikkan).
Di antaranya pemaksaan menukar uang dengan nilai yang sangat rendah, sampai di bawah batas standar (sungguh memalukan), banyak pekerja yang di geledah dengan di raba-raba seluruh tubuhnya, ada juga yang bertugas mencuri tas para pekerja, ada juga yang bertugas menggiring agar masuk Terminal pemerasan itu, yang terjadi setelah pemeriksaan di imigrasi kedatangan (sungguh rakus dan menjijikkan).
Abonnieren
Posts (Atom)